hpn2020
Disaring berdasarkan tanggal: September 2020 - Lensaangkasa.com

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Rapat kerja (Raker) tahunan Komite Olah Raga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Tolitoli dilaksanakan pada hari selasa 8/9 2020 di Aula kantor KONI jalan Moh.Bantilan nomor 6 kelurahan baru,Kecamatan Baolan,Kabupaten Tolitoli,Provinsi Sulawesi tengah.

Agenda utama Raker membicarakan Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) yang akan di laksanakan pada tahun 2021 serta persiapan mengikuti Pekan olahraga Provinsi (PORPROV)) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Buol pada tahun 2022.

Manurut Mansyur Pondang selaku wakil ketua umum KONI Tolitoli,target Tolitoli pada Porprov nanti berada di urutan dua,target ini bukan muluk-muluk,tetapi akan dibarengi dengan persiapan mendongkrat prestasi atlit.

Menurutnya KONI akan mendorong Cabang olahraga agar perekruttan atlit harus selesai pada tahun 2020,karena tahun 2021 sudah akan di laksanakan PORKAB.

Namun Mansyur tidak bisa pungkiri,dana menjadi kendala pada setiap Cabor,tetapi kami dari KONI berupaya agar setiap Cabor mendapat bapak angkat dalam hal ini pihak ketiga untuk mengawal prestasi atlit jelasnya.

Mantan anggota DPRD kabupaten Tolitoli periode 2009-2014 ini mengatakan,kalau kami tidak memakai sistim bapak angkat,jelas APBD tidak mampu membiayai semua permintaan Cabor akhirnya sulit untuk menargetkan prestasi pada iven-iven tingkat Provinsi maupun tingkat Nasional.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Tumbukan material batu sungai dan pasir yang terdapat di depan kantor Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) sudah mengganggu hak pengguna jalan.

Beberapa tumpukan batu dan pasir tersebut sudah memakai sebahagian ruas jalan yang ada di jalan Ahmad Yani,sering kali terjadi kemacetan kenderaan di tumpukan batu tersebut.

Wartawan lensaangkasanews sudah berapa kali ke Dinas TPH tapi tidak ketemu Kepala Dinas,di hubungi lewat WatSap juga tidak di balas.

Zulkarnain Tangahu salah satu warga mengatakan jalan sudah sempit di tambah dengan tumpukan batu dan pasir,pasti rawan kecelakaan,terbukti saya hampir saja kecelakaan di tumpukan material tersebut ungkapnya.

Demikian juga dengan Andi Zainal,yang merasa terganggu melewati jalan tersebut karena tumpukan materialnya sudah memakai badan jalan.

Diharapkan Dinas Perhubungan bisa cepat mengambil tindakan sebelum ada korban pada tumpukan batu dan pasir yang ada di depan dinas TPH,karena sudah satu bulan lebih tumpukan itu di biarkan begitu saja memakan badan jalan oungkas Zulkarnain.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Jakarta, lensaangkasanews.com - Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Pol Agus Andrianto, selaku Kaopspus Aman Nusa II-Penanganan COVID-19 Tahun 2020, menandatangani Surat Telegram Kapolri guna percepatan penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Surat Telegram dengan nomor ST/2609/IX/OPS.2./2020 tertanggal 7 September 2020 itu ditandatangani atas nama Kapolri dan dialamatkan kepada para Kaopsda Aman Nusa II-2020, pejabat Opspus Aman Nusa II-2020, serta Kasatgasda dan Kasubsatgasda Ops Aman Nusa II-2020.

"Surat Telegram ini berisi perintah kepada alamat tersebut untuk melaksanakan penekanan hasil rapat analisa dan evaluasi (Anev) Operasi Aman Nusa II yang dilaksanakan pada tanggal 4 September 2020," jelas Komjen Pol Agus Andrianto, Selasa, 8 September 2020.

Adapun isi perintah tersebut adalah sebagai berikut: -

Berkaitan dengan percepatan penanganan COVID-19:

1. Lakukan identifikasi dan mapping tempat-tempat keramaian yang berpotensi menjadi klaster baru COVID-19 (mall, perkantoran, pasar, dan lain-lain).

2. Bangun komunikasi dengan Pemda, tokoh agama, dan tokoh masyarakat yang berpengaruh di wilayah masing-masing agar bisa membantu TNI-Polri dalam mengkampanyekan protokol kesehatan.

3. Tingkatkan disiplin penerapan protokol kesehatan di internal Polri dan tempat-tempat pelayanan Polri, jangan sampai lingkungan internal Polri menjadi klaster baru COVID-19.

4. Pastikan personel yang ditugaskan khususnya yang melaksanakan tugas di lapangan dalam keadaan sehat dan tidak memiliki riwayat sakit kronis/penyerta/bawaan dan rentan terpapar COVID-19.

5. Berikan perhatian dan perawatan intensif terhadap anggota Polri dan keluarga yang terpapar COVID-19.

6. Hindari tindakan yang menambah beban masyarakat, tindakan kekerasan, dan tindakan kontraproduktif lainnya dalam melaksanakan pengawasan dan pendisiplinan penerapan protokol kesehatan kepada masyarakat.

- Berkaitan dengan pemulihan ekonomi nasional:

1. Dorong dan kawal percepatan belanja modal, belanja barang, belanja jasa, dan belanja Bansos dalam rangka mendukung pemulihan ekonomi nasional.

2. Lakukan pendampingan, koordinasi, kolaborasi, dan komunikasi dengan Pemda/Pemkot, kejaksaan tinggi/kejaksaan negeri untuk percepatan penyerapan anggaran belanja modal, belanja barang, belanja jasa, dan belanja Bansos, jangan justru melakukan tindakan yang menghambat (melakukan pemanggilan, klarifikasi, pemeriksaan, dan meminta/menyita dokumen).

3. Dukung, dorong, dan kawal produk-produk kearifan lokal (herbal) yang dapat membantu meningkatkan imunitas tubuh, kesehatan, stamina, dan suplemen agar dapat berkembang dan membantu perekonomian masyarakat serta pemulihan ekonomi nasional (PEN).***(tim)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Pasangan bakal calon Bupati (Balonbut) Tolitoli Amran Hi.Yahya dan wakil Bupati Moh.Besar Bantilan (Amanah Besar),menjadi pendaftar ke tiga di KPUD Tolitoli Sabtu 5 September.

Amran Hi.Yahya dan Moh.Besar Bantilan di usung oleh tiga Partai Politik masing-masing Partai Bulan Bintang,Partai Amanat Nasional dan Partai Nasdem.

Ketiga Partai Politik ini memiliki 10 kursi di DPRD Tolitoli,dengan demikian melebihi pensyaratan aturan yang di tetapkan yaitu 6 kursi di DPRD kabupaten untuk bisa mengusung satu calon kandidat Bupati dan wakil Bupati.

Pasangan Amanah Besar ke KPU didampingi oleh tiga ketua partai pengusung,ketua Partai Nasdem dan ketua Partai Amanat Nasional (PAN) sedangkan ketua Partai Bulan Bintang adalah kandidat balonbut.

Selain pertai pengusung kandidat Amanah Besar juga diantar oleh tiga petinggi Parpol dan ribuan massa pendukung dengan arak-arakan kurang lebih 400 kenderaan roda empat serta ratusan kenderaan roda dua.

Pasangan yang penampilan sehari-hari sangat sederhan ini menuju ke kantor KPUD Kabupaten Tolitoli didampingi Bupati Tolitoli Hi.Moh.Saleh Bantilan sebagai ketua Partai Amanat Nasional Kabupaten Tolitoli.

Alek Bantilan panggilan akrab bupati Tolitoli bersama istri Nuraini Bantilan kelihatan begitu bahagia mengantar anak kandungnya mendaftar sebagai calon wakil Bupati,tanpa banyak komentar seperti biasanya, namun Alek lebih sering memberikan senyum dan bercanda.

Usai di terima KPUD Tolitoli,rombongan pasangan Amanah Besar langsung lanjutkan perjalanan dengan konvoi yang diikuti ratusan kederaan roda empat dan roda dua keliling kota Tolitoli.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Tolitoli Moh.Asrul Bantilan,dilantik menjadi pejabat Sekretaris Daerah (SEKDA) Kabupaten Tolitoli.

Moh. Asrul Bantilan selain jabatan defenitifnya sebagai Kepala Badan Keuangan Daerah Kabupaten Tolitoli, juga ditunjuk selaku Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli menggantikan Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si yang telah memasuki masa purna tugas sejak tanggal 1 September 2020.

Pada pelatikan tersebut Asrul didampingi istri tercinta Efelin Flora Tambuwun yang juga sebagai anggota DPRD Kabupaten Tolitoli.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Moh. Asrul Bantilan sebagai Pj. Sekda Kabupaten Tolitoli dilaksankan Kamis sore (3/9) oleh Bupati Tolitoli Hi Moh Saleh Bantilan di Aula Wisma Daerah Bale Tau Dako Lipu dihadiri oleh mantan Sekda Drs. Hi. Mukaddis Syamsuddin, M.Si, Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Wakil Ketua dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), seluruh Asisten, Staf Ahli Bupati, sejumlah Kepala Perangkat Daerah serta undangan lainnya.

Bupati Tolitoli Hi. Moh Saleh Bantilan saat memberikan sambutannya mengatakan, posisi Sekretaris Daerah memegang peranan penting dalam penyelenggaraan suatu pemerintahan daerah.

Seorang Sekda kata Bupati, harus mampu merespon dinamika yang terjadi di luar sebelum masuk ke pemerintah daerah. Itulah sebabnya, peran profesionalitas Sekda dipertaruhkan karena terkadang kepentingan daerah dipengaruhi kepentingan politis sehingga berdampak pada masyarakat.

Pada kesempatan itu, Bupati atas nama seluruh jajaran Pemda Tolitoli menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada Drs. Mukaddis Syamsuddin, M.Si yang telah menunjukkan tanggung jawab, dedikasi dan loyalitas selama menjadi Sekda.

Seluruh tugas dan tanggung jawabnya dapat diselesaikan dengan baik. Kepada Moh. Asrul Bantilan, Bupati juga mengingatkan bahwa salah satu peran Sekda harus dapat meyakinkan pimpinan daerah soal kebijakan yang akan dikeluarkan.

Sekda harus mampu meyakinkan Bupati agar kebijakan yang diambil tidak berakibat fatal baik terhadap masyarakat maupun secara politis sehingga tidak salah arah dalam mengambil keputusan. Bupati meminta kepada Moh. Asrul Bantilan agar mampu membaca visi yang diinginkan oleh pimpinan dan sekaligus harus memiliki kecakapan untuk merealisasikannya.

Dalam banyak hal, seorang Sekda dituntut untuk menguasai hal-hal yang bersifat teknis, mampu menjabarkan kepercayaan dan amanah yang diberikan dengan sebaik-baiknya serta penuh keseriusan dan tanggung jawab. Pengangkatan Moh. Asrul Bantilan sebagai Pj. Sekda ditetapkan berdasarkan Keputusan Bupati Tolitoli Nomor : 821.22/2464.03/BKPSDM/2020 tentang Pengangkatan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli.

Keputusan Bupati Tolitoli itu dikeluarkan setelah mendapat persetujuan dari Gubernur Sulawesi Tengah Nomor : 800/139\BKD perihal Persetujuan Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tolitoli tahun 2020.***(AS/VH)

Diterbitkan di Daerah

Terkini Nasional

© 2018 Lensaangkasa.com. All Rights Reserved.
Salin cuplikan kode Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+