hpn2020
Disaring berdasarkan tanggal: Agustus 2020 - Lensaangkasa.com

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Kabupaten Tolitoli ke X diadakan di ball room Hotel Tolitama pada hari Jumat 21/8 siang,diikuti oleh 10 Pengurus Kecamatan (PK),terpilih secara aklamasi Moh.Faizal Lahadja sebagai ketua.

Sore harinya langsung diadakan pelantikan oleh sekretaris DPW Partai Golkar Sulawesi Tengah. D

Dalam sambutannya pada pelantikan Moh.Faisal Lahadja mengatakan, rasa terimaksih yang tak terhingga kepada seluruh panitia pelaksana yang sudah bekerja keras mengsukseskan Musda ke X Partai Golkar DPD Tolitoli.

Anggota DPRD Provisi Sulteng dari fraksi Golkar ini juga menghimbau kepada pengurus yang baru saja di lantik agar tetap menjaga kekompakan serta menjalin keharmonisan sesama pengurus. 

Menurutnya memang ada sedikit riak-riak di panitia,itulah dinamika berorganisasi,namun saya bersyukur semua bisa teratasi,sekarang sudah tersenyum karenya Musda bisa terlaksana dengan aman dan sukses.

Kalau pada Pemilu yang lalu Partai Golkar Tolitoli bisa menduduki wakil ketua I di DPRD,Izal sapaan akrab ketua Golkar terpilih menegaskan tahun 2024 nanti Golkar target menjadi ketua DPRD,taget kita bukan hanya isapan kata-kata saja,tetapi target yang sudah di patok akan di mulai dari konsolidasi sampai ke tingkat pengurus Desa.

Ia juga menyampaikan keharmonisan antara pengurus kabupaten dan pengurus Kecamatan sampai ke pengurus Desa harus di tingkatkan,sehingga target Partai Golkar menjadi Ketua DPRD Tolitoli tahun 2024 nanti bisa tercapai.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Ramli P. Maksud

Kepala Desa Santigi kec.Tolut.Kab.Tolitoli

 
 
Mengucapkan
 
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75
 
Diterbitkan di Iklan covid
Kamis, 13 Agustus 2020 08:12

Kepala Dinas Perdagangan Kab.Tolitoli

Yustiyanto Bantilan,S.Kom, M.Si
 Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli
 
Mengucapkan
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75
 
 
 
 
Diterbitkan di Iklan covid
Kamis, 13 Agustus 2020 08:10

Kepala Dinas Perhubungan Kab.Tolitoli

Herry Octavia Mendur,S.STP

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tolitoli
 
Mengucapkan 
 
Dirgahayu Republik Indonesia Ke-75
 
Diterbitkan di Iklan covid
Kamis, 13 Agustus 2020 08:02

Kepala Desa Aung

Nasrudin, Du

Kepala Desa Aung  dan Istri 

Mengucapkan

Dirgahayu Kemerdekaan RI ke-75

 

 

 

Diterbitkan di Iklan covid
Selasa, 11 Agustus 2020 15:03

Pemda Tolitoli Kekurangan Tenaga PLKB

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Untuk menyahuti keinginan Forum Komunikasi Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) Non Pegawai Negeri Sipil (Non PNS) yang disampaikan melalui audiance dengan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) tanggal 22 Juli 2020 yang lalu, BKKBN Pusat memfasilitasi audiance PLKB Non PNS dengan seluruh Bupati / Walikota se-Indonesia secara virtual melalui video confrence di masing-masing daerah.

Kabupaten Tolitoli, Bupati diwakili Asisten Sekretaris Daerah bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa,didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Tolitoli Hj Lely Husna Bantilan, Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setdakab Tolitoli Arham A. Jacub,serta perwakilan dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Tolitoli di ruang Kepala DPPKB Kabupaten Tolitoli pada selasa pagi (11/8). B

Berdasarkan data yang dihimpun BKKBN Pusat, bahwa kondisi rasio Penyuluh KB (PKB) yang berstatus PNS dibandingkan dengan Jumlah Desa / Kelurahan di seluruh Indonesia adalah 1 berbanding 6 dari ideal rasio 1 berbanding 2.

Artinya bahwa kondisi saat ini 1 orang PLKB masih menangani 6 Desa padahal idealnya 1 orang PLKB hanya bisa menangani 2 Desa.

Dengan demikian dalam rangka upaya meningkatkan pelayanan program Bangga Kencana kepada seluruh masyarakat dan keluarga masih dibutuhkan penambahan tenaga PLKB. Kepala DPPKB Kabupaten Tolitoli Hj. Lely Husna Bantilan, S.Sos mengatakan, Peran PLKB sangat penting karena selain untuk memastikan rantai pasok alat KB juga untuk melakukan sosialisasi dan penyuluhan bagi kaum milenial baik yang akan menikah maupun yang sudah menikah yang tentunya dengan pola pikir yang baru.

Namun kata Lely, saat ini Kabupaten Tolitoli terkendala dengan masih minimnya tenaga PLKB. Lely mengungkapkan bahwa, dari 103 Desa di tambah 6 Kelurahan, Kabupaten Tolitoli baru mempunyai Penyuluh KB sebanyak 44 orang dan PLKB PNS sebanyak 4 orang, sehingga rasionya berada di angka 2,48.

Olehnya itu masih diperlukan pengangkatan tenaga PKB dan PLKB untuk memenuhi kekurangan itu. 

Terkait hal tersebut, Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra Anhar Dg. Mallawa,mengatakan kiranya Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) dapat membuka formasi untuk pengangkatan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di Kabupaten Tolitoli untuk memenuhi kekurangan tenaga PLKB di Kabupaten Tolitoli.***(Humas)

Diterbitkan di Daerah

Terkini Nasional

© 2018 Lensaangkasa.com. All Rights Reserved.
Salin cuplikan kode Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+