hpn2020
Disaring berdasarkan tanggal: Jun 2020 - Lensaangkasa.com
Selasa, 30 Jun 2020 18:07

Polres Tolitoli Ungkap 6 Kasus

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Enam kasus di rilis pada konfrensi pers Polisi Resort (Polres) Tolitoli diadakan di aula Parama Setwika,Kasus pencurian menempati posisi teratas di antara keenam kasus itu.

Kapolres Tolitoli AKBP Budhi Batara Pratidina,SH,SIK.,MH pada pembukaan konfrensi pers Selasa 30/6 menyampaikan bahwa kasus pencurian masi mendominasi dan cukup tinggi di Kabupaten Tolitoli.

Namun demikian, Kapolres mengatakan kami akan berupaya menekan angka kejahatan agar bisa berkurang di banding tahun tahun sebelumnya.

Dengan kerja sama yang baik menurut Kapolres, keberhasilan  luar biasa   diungkap  Sat Reskim Polres Tolitoli menjelang peringatan Hari Bhayangakara ke-74 pada 1 Juli 2020 ini yaitu tindak pidana penganiayaan yakni penikaman dengan Laporan Polisi Nomor : LP/25/I/2020/Sulteng/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 25 Januari 2020 yang terjadi di Jalan Trans Sulawesi Desa Pulias Kecamatan Ogodeide Kabupaten Tolitoli dengan tersangka R alias K (29).

Tindak pidana pencurian kendaraan motor (curanmor) yang dilakukan di Jalan H Hayun Kelurahan Baru Kecamatan Baolan dengan Laporan Polisi Nomor : LP/90/IV/2020/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 05 April 2020 dengan tersangka dua orang yaitu S (26) dan H (25).

Tindak pidana pencurian kendaraan motor (curanmor) dengan Laporan Polisi Nomor : LP/119/V/2020/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 19 Mei 2020 yang dilakukan di Jalan Siswa Kelurahan Tambun Kecamatan Baolan dengan tersangka R alias I (36).

Kemudian, tindak pidana kekerasan terhadap Anak dengan Laporan Polisi Nomor : LP/150/VI/2020/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 17 Juni 2020 yang terjadi di Dusun Loigi Desa Kalangkangan Kecamatan Galang dengan tersangka I alias A (40).

Selanjutnya, tindak pidana percobaan pencurian disertai kekerasan yang terjadi di Jalan Gunung Cengkeh Lorong Delima Kelurahan Tuweley Kecamatan Baolan dengan tersangka yaitu MR alias E (38) dengan Laporan Polisi Nomor : LP/142/VI/2020/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 09 Juni 2020.

Serta, tindak pidana pencurian dengan Laporan Polisi Nomor : LP/153/VI/2020/Sulteng/Res Tolitoli, tanggal 21 Juni 2020 yang terjadi di BTN Moipos Kelurahan Nalu Kecamatan Baolan Kabupaten Tolitoli dengan tiga tersangka yaitu E (30), MR alias S (25) dan I alias S (24).

Keberhasilan dalam mengungkap kasus tindak pidana yang menjadi perhatian publik ini merupakan salah satu bukti keseriusan Polres Tolitoli dalam menekan angka kejahatan jelas Kapolres.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Raibnya dana Biaya Oprasional Sekolah (Bos) di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dakopemean Kabupaten Tolitoli Provinsi Sulawesi Tengah berjumlah Rp 90 juta yang di beritakan media online JurnalNews.id pada sabtu 30/6,menurut keterangan kepala sekolah uang tersebut di simpan di dalam brangkas,di bobol pencuri.

Kepala sekolah begitu mengetahui dana Bos raib di hatam maling,ia langsung melapor ke kantor Polsek Dakopemean.

Kapolsek Dakopemean Polres Tolitoli IPDA Ade Irfan Rivai Kurnia,S.TR.K di konfirmasih lewat Aplikasih WhatsApp mengatakan,kami dari Polsek Dakopemean bersama Polres Tolitoli sedang melakukan penyelidikan.

Aparat Polsek Dakopamean, Polres Tolitoli tengah mengusut kasus pencurian yang mengakibatkan raibnya dana (BOS) sebesar Rp90 juta, di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Dakopamean, Kecamatan Dakopamean, Kabupaten Tolitoli.

Menurut Kapolsek, sejumlah orang telah dimintai keterangan terkait kasus dugaan pencurian yang terjadi di SMKN 1 Dakopamean, pada Rabu (24/6/2020) itu.

Beberapa orang yang dimintai keterangan diantaranya kepala sekolah (kepsek) dan penjaga sekolah. ‘Untuk sementara, yang sudah kita mintai keterangan adalah kepsek dan penjaga sekolah.

Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Polres Tolitoli, sehingga penyelidikan dilakukan bersama penyidik polres,” terang IPDA Ade Irfan, saat dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp, Minggu (28/6/2020).

Kapolsek menjelaskan, setelah menerima laporan hilangnya dana BOS tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan pertama Tempat Kejadian Perkara (TP-TKP) dan menghubungi Inafis Polres Tolitoli untuk membantu olah TKP.

“Pada saat kejadian, kami langsung melakukan TPTKP dan menghubungi inafis Polres Tolitoli untuk membantu kami dalam melakukan TPTKP dan olah TKP.

Mudah-mudah bisa segera terungkap pelakunya,” jelas Kapolsek.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Foro Bangunan Alfa midi yang berada di Desa Sandana Kecamatan Galang Kabupaten Toliroli Provinsi Sulawesi Tengah.

Tolitoli.lensaangkasanews.com - Sejak keberadaan mini market alfamidi di desa sandana kecamatan Galang kabupaten Tolitoli, usaha pedagang kecil merasa terganggu.

"Selama ada Alfamidi, sangat berpengaruh terhadap pendapatan kami selaku pedagang kecil," kata SB salah satu pedagang yang ada di sekitar Alfamidi kepada media ini sabtu 20/6 2020. M

Menueutnya sejak adanya Alfamidi di desa Sandana penghasilan yang didapat dari hasil penjualan barang campuran yang sangat membantu biaya hidup, namun setelah adanya Alfamidi penghasilan yang didapat sangat berbeda jauh.

"Iya,sebelum ada Alfamidi penghasilan kami lumayan, tapi setelah ada Alfamidi sangat berpengaruh dari penghasilan kami," ungkapnya.

Olehnya pihaknya berharap dengan keberadaan Alfamidi, menjadi perhatian Pemerintah Daerah untuk meninjau kembali, karena kalau ini dibiarkan sangat berpengaruh terhadap pedagang pedagang yang ada di sekitar Alfamidi."

Kami berharap ada perhatian Pemda untuk ditinjau kembali keberadaan Alfamidibdi desa kami, kasihan pedagang pedagang yang ada di sini," bebernya.

Dalam waktu dekat juga kata SB, pihaknya akan menyurat ke DPRD untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) atau Hearing, agar menjadi perhatian serius oleh wakil rakyat." Saya sudah bicarakan dengan teman teman pedagang kecil yang ada di sekitar Alfamidi, untuk menyurat ke DPRD," tegasnya.***(RM)

Diterbitkan di Daerah

Foro bersama kepala Dinas Perdagangan kabupaten Tolitoli Yustianto Bantilan Ketiga dari kiri di apid dua Anggota DPRD Kota Koramobagu

 

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Dinas Perdagangan kabupaten Tolitoli mendapat kunjungan dari dua anggota DPRD Kota Kotamobagu Provinsi Sulawesi Utara.

Kunjungan kerja dua Anggora legislatif (Anleg) Kota Kotamobagu diterima di ruangan bidang perdagangan kantor Dinas Perdagangan Tolitoli, diskusih saling tukar informasi antara dua Anleg kotamogu Hi.Agus Suprijanta sebagai ketua komisi satu dari Partai Hanura dan Alfitri Tungkagi dari Partai Golkar Dengan Kepala Dinas Perdagangan yang di dampingi Sekretaris dinas dan beberapa kepala bidang.

Dalamdiskusi Agus Suprijanta bertanya seiring berkembangnya pasar di Tolitoli,bagaimana cara mengatasi penanggulangan Covid-19 dalam kerumunan keramaian orang berbelanja di pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Yustianto Bantilan menjawab pertanyaan dari ketua komisi satu DPRD Kota Kotamobagu,kami mengatasi Covid-19 di beberapa pasar tidak sendiri tapi kami bersama sama TNI/POLRI dan beberapa OPD terkait.karena permasalahan mengatasi Covid-19 di tengah pasar sangat komplek sehingga harus di tangani secara comperhensif,juga kami melakukan penyemprotan disinfektan di beberapa pasar yang ada di dalam kota Tolitoli serta melakukan edukasi terus kepada pedagang dan pembeli.

Lanjut Yustianto ditengah pandemi,sebelum lebaran Dinas perdagangan Kabupaten Tolitoli sempat mengadakan pasar murah gula pasir dan beras,bekerja sama dengan bulog,selama tiga hari,alhasil pedagang besar yang sebelumnya menjual gula melewati harga Het akhirnya mereka turunkan juga harga gula pasir.

Memasuki new normal kata kadis yang humoris ini Pemerinrah daerah Tolitoli memberi kebebasan dalam beraktifitas namun tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan Covid-19.

Sementara itu dua Legislator kotamobagu memaparkan cara Pemerintah kota memasuki era new normal didalam pasar dan mengatasi melonjaknya harga barang,kata mereka para pedagang yang menjual di dalam pasar di atur jarak,sehingga tidak terjadi penumpukan orang berbelanja,bahkan Pemkot sudah melakukan rapid tes ke 1202 pedagang pasar,juga di lakukan rekayasa lalulintas sehingga kenderaan yang melewati pasar hanya satu arah dan tidak bisa parkir bahkan kenderaan tidak berhenti lama di seputaran pasar.

Menurut Agus Suprijanta yang terjadi di Kotamobagu dalam mengatasi melonjaknya harga barang,Pemkot tidak segan segan mencabut ijin pedagang yang nakal.

Akhir pembicaraan,Agus dan Alfitri berterima kasih bisa shyaring membagi pengalaman mengatasi penanganan Covid-19 di tingkat pedagang dengan Dinas Perdagangan Kabupaten Tolitoli,Kepala Dinas Perdagangan Tolitoli memberi apresiasi kepada kedua tamu dari kotamobagu yang sudah banyak membagi pengalaman dari daerah mereka.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Sejumlah wartawan Tolitoli dan LSM datangi Polres dalam rangka audens dengan Kapolres Tolitoli kamis 15/6,diterima di ruangan lobby mako Polres Tolitoli,pembicaraan antara Kapolres dan wartawan dalam rangka penguatan seputar sinergitas wartawan dan Polri.

Beberapa awak media memberih pendapat seputar sinergitas antara Polri dan Pers,Kapolres AKBP Budhi Batara Pratidina,SH.SIK.,MH menanggapi positip hubungan antara Jurnalis dan Polri.

Para jurnalis meminta kepada Kapolres terkait pelaporan menyangkut pencemaran nama baik agar bisa di usut tuntas,namun Kapolres mengatakan masih sedang di lidik,apabilah memenuhi unsur kami akan tindak lanjuti cepat.

Kapolres juga berharap dapat bersinergi dengan wartawan untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kabupaten Tolitoli serta bisa menjadi sarana kontrol sosial.

Selain itu,Budhi Batara juga berharap para wartawan dapat bersatu, berperan bersama Polri untuk menangkal berita hoax yang dapat memicu keresahan atau potensi konflik di wilayah Kabupaten Tolitoli terlebih di masa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Tolitoli yang direncanakan akan dilaksanakan tahun 2020 ini. 

Sementara itu,beberapa jurnalis yang hadir mengatakan dengan segala informasi dari media sosial yang cepat, siap bekerjasama dengan Polri khususnya Polres Tolitoli untuk menangkal berita hoax dengan selalu memberitakan dari narasumber yang jelas dan berkompetensi pada bidangnya.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Foto : Juru bicara Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Tolitoli Arham A.Jacub. SH

 

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Setelah sabtu 13/6 Kabupaten Tolitoli ketambahan 3 orang terkonfirmasi positif virus Covid-19 sehingga total jumlah yang terkonfirmasih menjadi 12 orang,hari ini minggu 14/6 enam orang dinyatakan sembuh dari Covid-19.

Hari ini Minggu 14/7,menurut Arham A.Jacub selaku juru bicara gugus tugas covid-19 Kabupaten Tolitoli, Dinas Kesehatan Kabupaten Tolitoli telah menerima konfirmasi hasil penelitian sampel swab lanjutan di laboratorium Covid-19 yang dilakukan pada Laboratorium Biologi Molekuler Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Makassar dengan menggunakan metode real time PCR, dan hasilnya 6 (enam) orang pasien di Kabupaten Tolitoli dinyatakan _*SEMBUH*_ dari Covid-19.

Enam orang itu masing-masing Djamaluddin (53 Th) Kec. Baolan,Ali Akbar (30 Th) Kec. Dondo,Irawan Abdul Sangaji (32 Th) Kec. Dondo,Muhlis Hi. Yunus (44 Th) Kec. Dampal Utara,Heriansyah (28 Th) Kec. Dampal Utara dan Mustikal (25 Th) Kec. Galang.

Menurut Arham diharapkan kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tolitoli khususnya kerabat dan tetangga dari seluruh pasien yang telah dinyatakan sembuh agar tidak mengucilkan mereka. 

Terima mereka untuk kembali berinteraksi dengan lingkungan sosialnya sembari protokol kesehatan harus terus dipatuhi kapan saja dan di mana saja kita berada kata Arham. 

Dengan demikian jelas Arham, sampai hari Minggu 14/6 dari 18 pasien Positif Covid-19 di Kabupaten Tolitoli, tersisa enam orang, dengan rincian,tiga orang Pasien baru (konfirmasi tanggal 13/6 dan tiga orang yang masih terkonfirmasi positif hasil penelitian sampel swab lanjutan.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - KRI Sultan Nuku - 373 sandar di pelabuhan Leok Kabupaten Buol hari sabtu 13 Juni dalam rangka Ops Keris Sakti 2020.

Tujuan Ops Keris Sakti yang di laksanakan TNI Angkatan Laut dalam rangka memberi bantuan pada masyarakat pesisir yang berada kelurahan Leok satu kecamatan Biau.

Menurut Pasi Intel Lanal Tolitoli Buol Kapten Laut (P) M.Pohan bantuan dari Komandan Danguskamlah koarmada II Laksamana pertama Rachmad Jayadi di serahkan oleh Komandan KRI Sultan Nuku-373 Letkol Laut (P) Aria C.M Arifin,SE.M.tr.

Kegiatan di lakukan pada Minggu 14 Juni pukul 09.00 wita jelas Pohan, bertempat di dusun Lepak jalan tanjung harapan Kelurahan Leok satu kecamatan Biau.

Menurutnya pendistribusian bantuan dari Komandan Danguskamla kepada masyarakat dilakuka oleh Danlanal Tolitoli Buol Letkol Laut (P) Bayu Dwi Wicaksono,ST.MM dan Komandan KRI Sultan Nuku-373 Letkol Laut (P) Aria C.M Arifin.SE..M.tr diikutu oleh seluruh prajurit dan perangkat Desa Leok satu.

Bantuan yang di berikan kepada masyarakat pesisir yang terdampak Covid-19 berupa 100 paket bahan pokok serta 350 lembar masker untuk pelindung diri guna mencegah penularan virus corona. 

Pada kegiatan tersebut turut hadir wakil Bupati Buol Abdulah Batalipu,S.Sos.,M.Si juga beberapa pejabat teras kabupaten Buol,sementara dalam kegiatan penyerahan bantuan juga di ikuti para perwira di jajaran Lanal Tolitoli Buol.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Foto: salah satu pasukan kru KRI Kakap 811 putra Tolitoli KDL Sutoyo

 

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Guna mengamankan perairan laut kawasan timur Indonesia KRI Kakap 811mengadakan patroli keliling.

Kapal perang milik TNI AL ini berlabuh di pelabuhan Dede Tolitoli setelah melakukan pengamanan penjagaan perairan laut di kawasan Timur Indonesia.

Salah satu pasukan KRI Kakap 811 adalah putra daerah Tolitoli anak petani dari Desah Binontoan bergabung dengan TNI AL pada angkatan tahun 2018 dia adalah KDL Sutoyo. 

Komandan KRI Kakap Mayor ( P) Oyu Mulia kepada wartawan Jumat 12/6/2020 menjelaskan KRI Kakap 811 bersandar dipelabuhan paling lama Dua hari guna kepentingan mengisi BBM dan logistik.

Selain itu juga menurut Oyu Mulia untuk mengingatkan dan memastikan kepada masyarakat luas bahwa TNI AL senantiasa tetap selalu menjaga teretorial perairan laut dari ancaman pihak pihak luar dan menjaga pulau pulau terluar yang berbatasan dengan Negara tetangga.

Dalam kesempatan itu Komandan armada KRI Kakap Mayor ( P) Oyu Mulia sedikit menguarai tentang kondisi spesifikasi Kapal tersebut,dikatakan kapal tersebut adalah buatan PT.PAL Indonesia Tahun 1988 yang bisa mengangkut sedikitnya 50 personel.

Menurutnya untuk panjang kapal sendiri 57 Meter dan lebar 8 meter serta kecepatan kapal bisa menapai 28 knot yang tetunya sangat potensial jika melakukan pengejaran terhadap kapal asing yang mencoba memasuki perbatasan.

KRI Kakap juga di lengkapi dengan Tiga Buah Meriam otomatis yang mampu melumpuhkan musuh dengan cepat pungkas komandan KRI.

Di jelaskan jika masyarakat bisa datang menyaksikan Kapal perang tersebut dari jarak dekat,namun belum di perkenankan masuk kedalam kapal karena mengingat saat ini masih dalam suasana pandemi covid 19,hal ini juga guna memutus mata rantai virus tersebut.jelasnya. (Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli,lensaangkasanews.com - Setelah sekian lama menunggu,kini Kabupaten Tolitoli mendapat predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),semua ini bisa terjadi karena kerja keras pemerintah daerah dan kerja sama Organisasi Perangkat Daerah se kabupaten Tolitoli.

Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia diberikan kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli karena Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2019 dinilai telah sesuai dengan standar akuntansi, kecukupan bukti, memiliki sistem pengendalian internal dan taat pada ketentuan perundang-undangan.

Pemberian opini WTP untuk Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli ini setelah melalui proses pemeriksaan yang agresif dan intensif oleh pihak BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Tolitoli Tahun Anggaran 2019 dan dinilai telah disajikan secara wajar sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

Melalui _video conference_, BPK Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah yang diwakili oleh Muhaimin, SH.,M.Si menyampaikan keyakinannya bahwa predikat opini WTP yang diraih Pemda Tolitoli ini diperoleh dari upaya sungguh-sungguh seluruh jajaran pemerintahan dalam pengelolaan dan pertanggungjawaban keuangan.

Sementara itu, Bupati Tolitoli Hi. Moh. Saleh Bantilan, SH.,MH pada kesempatan itu menyampaikan terima kasihnya kepada BPK RI yang telah memberikan opini WTP atas LKPD Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli. 

Hal ini menurut Bupati merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran di Pemerintah Daerah Kabupaten Tolitoli.

Setelah bertahun-tahun mendapatkan predikat Wajar Dengan Pengecualian (WDP), seluruh jajaran Badan Keuangan Daerah serta seluruh Perangkat Daerah lainnya terus bekerja keras dan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, terutama di lingkungan internal Pemda. 

Oleh sebab itu, dengan opini WTP yang diraih tahun ini, Bupati meminta kepada seluruh perangkat daerah untuk lebih kooperatif dan bekerja lebih baik di masa-masa mendatang. 

Semoga predikat WTP untuk pemerintah Kabupaten Tolitoli bisa di pertahankan tahun-tahun kedepan nanti,sebab mendapat predikat WTP merupakan satu kebanggaan pemerintah dan masyarakat Kabupaten Tolitoli.***(venus)

Diterbitkan di Daerah
Rabu, 10 Jun 2020 09:14

Redaksi Lensaangkasanews

Diterbitkan di Redaksi
Halaman 1 dari 2

Terkini Nasional

© 2018 Lensaangkasa.com. All Rights Reserved.
Salin cuplikan kode Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+