hpn2020
Disaring berdasarkan tanggal: September 2019 - Lensaangkasa.com

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Partai Nasdem Membuka pendaftaran Bakal calon Bupati Tolitoli periode 2020-2024,mulai tanggal 23 September sampai tangga 23 Oktober 2019.

PLT Ketua DPC Partai Nasdem Kasman Amiruddin,S.Sos ditemui di markas Nasdem Tolitoli mengatakan Nasdem membuka diri pada pilkada kali ini,siapapun yang punya hasrat untuk menjadi bakal calon Bupati (Balonbut) Tolitoli Nasdem akan terima tampa biaya pendaftaran,Nasdem tetap dengan slogan politik tanpa mahar.

Lanju Kasman baik dia kader maupun non kader itu punya peluang yang sama untuk di usung partai Nasdem pada pilkada 2020 nanti.

Bagi Damang nama akrab Kasman Amiruddin partai Nasdem akan melihat peluang kandidat untuk menjadi calon Bupati Tolitoli,lewat hasil survei yang akan di lakukan oleh Dewan Piminan Pusat,apabilah ada calon dari non kader yang mempunyai elektabilitas tinggi tentu DPP akan memilih calon tersebut.

Bukti nyata partai Nasdem terbuka untuk siapapun asalkan dia memenuhi syarat,Nasdem tidak buka pendaftaran untuk calon Gubernur dan calon bupati Tojo una-una,karena untuk dua kandidat tersebut sudah di pastikan kader Nasdem yang akan tampil pada Pilgub Sulteng dan Pilkada di Kabupaten Tojo Una-Una Sulawesi Tengah 2020,sedangkan untuk Tolitoli,Sigi,Poso,Banggai,Banggai Laut,Morowali Utara dan Sigi di persilahkan bagi siapapun yang memenuhi syarat bisa mendaftar untuk menjadi calon Bupati Tolitoli kata Damang.

Menurut Kasman Amiruddin sampai pada hari rabu 25/9 sudah ada dua Balonbut yang mengambil formulir di markas partai Nasdem Tolitoli,yaitu Nurmasya Bantilan dan Ir.Moh.Amin.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Foto: Kepala Dinas Perdagangan Yustianto Bantilan sebelah kiri,kepala Dinas Kesehatan Bakri Idrus sebelah kanan

 

Tolitoli,lensaangkasanews.com - Pertemuan dua kepala dinas,Kadis Perdagangan Tolitoli dengan Kadis Kesehatan Tolitoli,diruangan kadis Perdagangan.

Dalam pertemuan dua kadis tersebut,membicarakan tentang prodak kosmetik untuk kesehatan kulit yang ilegal hanya di racik sendiri banyak beredar dibeberapa pasar di Tolitoli.

Dalam pembicaraan Kepala Dinas kesehatan Tolitoli Bakri Idrus menyampaikan bahwa sudah banyak prodak kecantikan ilegal beredar di pasaran, prodak ini mereka racik sendiri,hal ini sangat berbahaya bagi kesehatan dan kulit manusia,karena tidak melalui laboratorium kesehatan.

Bakri mengatakan Dinas kesehatan tidak punya wewenang untuk menindak prodak ilegal ini beredar di pasar-pasar,itu sebabnya saya harus koordinasikan dengan kadis Perdagangan ungkap Bakri.

Sementara itu Yustianto Bantilan sebagai kadis Perdagangan mengaku akan turun ke pasar-pasar mengontrol prodak yang ilegal tidak mempunyai izin kesehatan.

Yustianto juga mengatakan Dinas perdagangan bersama Badan penyelesaian sengketa konsumen (BPSK) akan sidak ke pasar-pasar,kalau memang ditemukan ada prodak kecatantikan yang ilegal kami akan tindaki penjualnya,karena prodak seperti ini bisa merusak kesehatan kulit konsomennya.

Wakil ketua BPSK Kabupaten Tolitoli Hendi Lamo mengatakan laporan kadis kesehatan harus diseriusi,karena kadis kesehatan lebih memahami dampak negatif dari kulit apabila memakai prodak kecantikan ilegal.

Lanjut Hendri namanya prodak tidak berlebel itu ilegal karena proses pembuatannya tidak melalui pemeriksaan laboratorium,dan pasti juga tidak membayar pajak produksi ke negara.

Dinas Perdagangan harus secepat mungkin ambil tindakan sebelum beredar luas,dan sebelum banyak konsumen yang menjadi korban ungkap Hendri lamo.***(venus)

Diterbitkan di Daerah

Keterangan Foto: Mukti belakang tengah,Wakapolres Kompol M.Asjik,S.Sos Kanan,Kasat Narkoba Polres Tolitoli  Iptu S.Kinsale kiri

 

Tolitoli,lensaangkasanews.com - Polres Tolitoli berhasil mengamankan shabu-shabu seberat 571 gram berasal dari komando dalam Lapas kelas IIB Tolitoli.

Wakapolres Tolitoli Kompol M.Asjik,S.Sos menyampaikan penggerebekan hari kamis 19/9 pukul 17.30 wita disalah satu rumah yang terletak di BTN Vila Mas di kelurahan Nalu kecamatan Baolan kabupaten Tolitoli,Satuan Narkoba Polres Tolitoli berhasil menangkap Irsad dan Mukti,namun dalam penggeledahan Irsad yang juga pegawai Lapas kelas IIB Tolitoli melarikan diri dengan tidak memakai pakaian.

Kata Wakapolres penggeledahan tetap di lanjutkan,dan didapat beberapa bungkus besar dan bungkus kecil shabu dilemari dalam kamar sebanyak 571 gram.

Kata Komkol M.Asjik tidak berhenti di situ saja,tim Satnarkoba lanjutkan penggeledahan ditempat tinggal Mukti yang terletak di jalan sona kelurahan Nalu,dalam pemeriksaan polisi mendapat barang bukti shabu berat 1,40 gram di rumah tersebut.

Mukti yang mengaku datang dari Palu ke Tolitoli atas perintah HT napi yang berada di Lapas Tolitoli lewat telpon genggam untuk mengambil shabu di jalan Basuki Rahmat Palu sebanyak satu bungkus dengan berat 1000 gram.

Menurut Wakapolres pengakuan mukti berang 1000 gram tersebut di bagi tiga bungkus,dua bungkus masing-masing 200 gram dan satu bungkus 600 gram. Lanjut Wakapolres ketiga bungkus tersebut dibawah oleh Mukti ke Tolitoli dengan mengedarai sepeda motor lewat jalur pantai barat.

Keterangan Mukti kata Wakapokres setibahnya di ogoamas kecamatan Sojol kabupaten Donggala atas perintah HT lewat telepon,Mukti membuang satu bungkus yang 200 gram di jembatan Ogoamas dan di jemput oleh seseorang,selanjutnya Mukti langsung ke Tolitoli.

Sampai di Tolitoli atas perintah HT kepada Mukti lewat telepon,Mukti membuang satu bungkus berisi 200 gram di jalan masuk SMP Negeri 5,dan yang 600 gram dibawa ke rumah HT di BTN Vila Mas.

Mukti menyampaikan pada wakapokres Tolitoli,di BTN Vila Mas Irsad yang juga pegawai Lapas Tolitoli sudah menunggu barang shabu-shabu dengan berat 600 gram.

Menurut Mukti dia membawa shabu-shabu dari Palu ke Tolitoli di bayar Rp 2.000.000 oleh HT sang napi yang masih menjadi binaan Lapas Tolitoli,bahkan HT membelikan motor pada mukti untuk kenderaan oprasional.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah
Jumat, 20 September 2019 17:38

Polsek Damput Menangkap Pengedar Sabu

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Anggota Polsek Dampal Utara menangkap pengedar narkoba jenis sabu di wiliyah Desa Kabinuang Kecamatan Dampal utara,dan langsung diamankan di Mapolsek Damput.

Wakapolres Tolitoli Kompol M.Nur Asjik,S.Sos dalam konfrensi pers di ruangan aula Parama Setwika Polres Jumat 20/9, menyampaikan pada hari kamis 19/9 sekitar pukul 17.30 wita anggota polsek Dampal Utara mencegat terduga Sofyan mane Alias mas di Desa Kabinuang.

Disaksikan oleh masyarakat, anggota polsek yang di pimpin langsung Kapolsek Dampal utara Iptu Aripin Mahmud,SH langsung menggeleda tersangka di wilayah Desa Kabinuang dan tidak menemukan barang bukti di badan tersangka,namun setelah petugas melihat di sekeliling tersangka ada dua paket sabu yang di bungkus dengan timah rokok,ternyata barang tersebut di buang oleh tersangka setelah melihat polisi menghampirinya ungkap Wakapolres.

Manurut M.Nur tersangka Sofyan Mane memang sudah jadi incaran anggota Polsek Dampal utara,karena sudah banyak informasi yang masuk ke Polsek,jadi setiap gerakan tersangka selalu di awasi petugas Polsek.

Tersangka Sofyan Mane alias Mas berumur 29 tahun,pekerjaan sehari hari sebagai nelayan berdomisili di Dusun Wakaf Desa Ogotua Kecamatan dampal Utara

Perbuatan tersangka Sofyan telah melanggar hukum di kenakan pasal 112 ayat (1) undang-undang R.I nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika yang berbunyi : setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki,menyimpan,menguasai atau menyediakan narkotika golongan 1 bukan tanaman,di pidana dengan pidana penjara paling singkat 4 (4) tahun dan paling lama 12 (12) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp 800.000.000,00 (delapan ratus juta rupia) dan paling banyak Rp 8.000.000.000,00 (delapan miliyar rupia***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Dua hari berturut-turut kebakaran terjadi pada perkebunan warga yang terletak di dalam kota tolitoli,mengakibatkan kerugian masyarakat mencapai ratusan juta rupia.

Kebakaran yang terjadi di lokasi perkebunan warga terletak di dua tempat yang berbeda ini,mengakibatkan ratusan pohon cengkih hangus. Kebakaran yang terjadi di Kelurahan Tuweley dan Kelurahan Nalu ini berada di wilayah Kecamatan Baolan.

Kejadian tersebut cepat teratasi Berkat kerja sama dan kesigapan BPBD,POLRES,TNI,SAT POL PP dan masyarakat hingga api cepat bisa di padamkan.

Kapolres Tolitoli AKBP Hendro Purwoko,S.IK MH menghimbau agar masyarakat harus berhati-hati jangan sembarang melakukan pembakaran,terutama jangan sembarangan membuang puntung rokok yang masih menyala.

Lanjut Hendro Purwoko saya sarankan masyarakat jangan sembarangan membuang puntung rokok di area perkebunan karena musim kemarau banyak tanaman yang kekeringan,segingga kena percikan api sedikit saja bisa mengakibatkan kebakaran besar.

Apabila kedapatan ada masyarakat yang dengan sengaja membakar lalu terjadi kebakaran kami akan hukum sesuai perundang undangan yang berlaku ungkap Kapolres.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Tolitoli telah membuka pendaftaran calon Bupati sejak tanggal lima september sampai tanggal 12 september 2019.

Hal ini di lakukan karena jumlah kursi PDIP di DPRD Tolitoli tidak mencapai kuota,itulah sebabnya DPP PDIP instruksikan seluruh Indonesia yang tidak mencapai kuota hurus lakukan penjaringan.

Sekretaris panitia penjaringan calon Bupati DPC PDIP Tolitoli Prana Jaya Rais mengatakan sampai dengan Rabu tanggal 11 September sudah ada enam kandidat calon Bupati yang mendaftar.

Prana Jaya berharap sampai tanggal 12 september masih ada calon kandidat bupati yang akan mendaftar. Keenam calon yang sudah mendaftar ialah Bakri Idrus,Moh.Amin,Nurmasya Bantilan,Iskandar A.Nasir,Hi.Rahman Hi. Budding,Mohktar Deluma.

Menurut Ambo umang sapaan akrab Prana Jaya tanggal 18 september 2019 batas akhir pengembalian berkas,berapa jumlah kandidat yang akan mengembalikan berkas,itulah yang masuk calon kandidat Bupati Tolitoli dari PDIP yang akan di bawa ke Dewan Pimpinan Daerah (DPD) tingkat propinsi untuk mengikuti tes seleksi dan selanjutnya akan di kirim ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.***(venus)

Diterbitkan di Daerah
Rabu, 11 September 2019 14:03

* IMBAUAN PEMERINTAH *

Tolitoli,I lensaangkasanews.com

* IMBAUAN PEMERINTAH DAERAH KABUPATEN TOLITOLI* *Assalamu Alaikum War.Wab* *Syalom* *Ohm Swasti Astu* *Namo Buddhaya* *Salam Kebajikan* Untuk memberikan penghormatan yang setinggi-tingginya kepada putra terbaik bangsa, *Bapak Bacharuddin Jusuf Habibie* (Presiden Republik lndonesia Ke-3) yang telah wafat pada hari Rabu tanggal 11 September 2019 di Jakarta, maka berdasarkan Surat Menteri Sekretaris Negara RI Nomor : B- 1010/M.Sesneg/Set/TU.00/09/2019 serta Instruksi Lisan Bupati Tolitoli tanggal 11 September 2019, dengan ini diimbau kepada seluruh Pimpinan Instansi Pemerintah, BUMN dan BUMD, Semua Lembaga Pendidikan serta seluruh Masyarakat di Kabupaten Tolitoli untuk *Mengibarkan Bendera Negara (Merah Putih) SETENGAH TIANG selama 3 (tiga) hari berturut-turut terhitung mulai hari Kamis tanggal 12 September 2019 sampai dengan hari Sabtu tanggal 14 September 2019* Demikian Imbauan ini disampaikan untuk dilaksanakan. *Wassalamu Alaikum War.Wab* *Syalom* *Ohm Shanti shanti shanti Ohm* *Namo Buddhaya* *Salam Kebajikan* *BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDAKAB TOLITOLI*

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Partai Nasden Tolitoli di bawah pimpinan Kasman Amiruddin, S.Sos kembali berbenah organisasi,pasalnya pengurus yang ada akan di sempurnakan dan sebagian mungkin akan di isi oleh muka baru.

Ketua Partai Nasdem Tolitoli Kasman Amiruddin di temui wartawan lensaangkasanews.com di warkop Barista jalan Hi. Malu kelurahan Baru Tolitoli mengatakan pihaknya akan lakukan perubahan pada struktur pengurus partai,karena memasuki pilkada struktur pengurus harus steril dan bebas dari penguasaan satu orang,sebabbakal calon bupati di Partai Nasdem ada tiga orang.

Hal ini di lakukan agar mesin Partai bisa bekerja maksimal pada Pilkada 2020 nanti.

Kasman juga mengatakan pengurus partai harus punya kesiapan mental,apabila dukungan dari DPP yang turun bukan jagoannya,dia siap menerima dan bekerja demi suksesnya calon yang di tetapkan oleh Partai.

Hal ini saya lakukan atas perintah organisasi/Partai bukan kemauan pribadi saya,kalau saya hanya diam,tidak melaksanakan penyegaran di partai Nasdem Tolitoli,saya bisa di pecat dari partai ungkap Damang sapaan akrab Kasman Amiruddin.

Kasman menginginkan Struktur pengurus Partai Nasdem Tolitoli bisa berwarna,artinya kami terbuka,agama,suku apapun yang ada di daerah ini mudah mudahan bisa punya keterwakilan di struktur Nasdem Tolitoli.

Saya berharap ada wakil dari semua etnis dan agama di Tolitoli untuk bisa bergabung dengan Partai Nasdem ungkap Kasman.

Kalau pengurus sudah dari keterwakilan elemen yang ada di Tolitoli,berarti mesin partai akan maksimal bekerja pada pilkada 2020 nanti.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah

Tolitoli, lensaangkasanews.com - Tolitoli berpotensu menerima wisatawan asing lewat jalur Tawawu Malaysia,Nunukan,Tarakan dan Berau selajutnya Tolitoli.

Sebaliknya juga Tolitoli berpotensi menerima wisatawan asing lewat jalur Manado,Togean Tolitoli.

Menurut Amiruddin, S.Sos.,M.Par mantan pejabat di dinas Pariwisata kabupaten Tolitoli,dua jalur yang berpotensi meningkat volume arus wisatawan sangat besar,tinggal bagaimana respon Pemda terhadap ekoturisme yang ada di kabupaten Tolitoli.

Amiruddin yang tidak punya wewenang lagi di Dispar,mengatakan dulu waktu dia masih kepala bidang pemasaran,dia sudah memprogramkan kerja sama dengan biro perjalanan di beberapa daerah,tapi sekarang kerja sama yang sudah di rintis bahkan sudah beberapa kali kapal pesiar datang ke Tolitoli,sudah tidak ada kerja sama lagi alias di batalkan.

Amiruddin berharap pejabat yang ada mampu melakukan langkah maju bagaimana cara meningkatkan wisatawan asing ke Tolitoli.

Lanjut Amiruddin baginya langka awal yang di lakukan untuk meningkatkan wisatawan ke Tolitoli,harus datangkan dulu biro perjalanan wisata ke Tolitoli,agar biro perjalanan bisa survei keadaan destinasi di Tolitoli,juga tempat nginap dan tempat makan tidak bole berjauhan dengan tempat tujuan wisatawan,juga harga nginap dan makan tidak bole mahal.

Setelah biro perjalanan wisata sudah paham dengan keadaan daerah kita barulah di lakukan kerjasama untuk datangkan tamu wisatawan asing ke Tolitoli lewat beberapa jalur yang ada.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah
Minggu, 08 September 2019 10:59

Destinas Wisata Tolitoli Bikin Denis Tertarik

Denis kiri memakai topi,sedang berbincang bicang dengan Pemred lensaangkasanews.com Venus Heydemans kanan

 

Tolitoli, lensaangkasanews.com - sejumlah kapal layar yg sudah masuk di pelabuhan wisata Tolitoli sampai dengan hari Minggu 8/9 sudah 16 kapal dengan jumlah wisatawan sekitar 30 org.

Kegiatan mereka para wisatawan sepanjang hari Sabtu 7/9, mengadakan kunjungan ke destinasi wisata pantai Sabang terletak di Desa Sabang Kecamatan Galang Kabupaten Tolitoli,ditempat wisata pantai Sabang para wisatawan asing ini menikmati indahnya pemandangan yang ada sekitar objek wisata,serta sebagian wisatawan melakukan snorkeling dan jln2 dipulau Sabang.

Pada pukul 15.00 wita para wisatawan mengadakan kunjungan ke salah satu destinasi wisata gunung yaitu ke puncak Bombolayang.

Dari puncak Bombolayang mereka menikmati indahnya pemandangan kota Tolitoli.

Minggu 8/9 mulai pagi rombongan wisatawan asing dari berbagai negara di Eropa ini mengunjungi destinasi air terjun dan meliat pembuatan gula tapi/aren di Desa Malangga Kecamatan Galang.

Salah satu dari wisatawan yang datang Denis di temui wartawan lensaangkasanews di Cafe DJ minggu 8/9 sore,ia mengatakan Tolitoli sangat indah,banyak obyek yang tidak ada di daerah lain terdapat di Kabupaten Tolitoli.

Setelah ditanya tentang masyarakat Tolitoli,Denis tersenyum dan mengatakan masyarakat di Tolitoli baik,mereka suka melambaikan tangan kepada kami,dan mengatakan halo mister.

Denis juga bilang kalau Tolitoli aman,perahu kami tidak di ganggu tapi justeru perahu kami di jaga. Setelah di tanya bagaimana dengan budaya Denis bingung mau bilang apa, karena di setiap tempat yang di kunjungi,budayanya berbeda.

Tolitoli beragam budaya saya bingung,karena di setiap tempat yang di kunjungi berbeda budayanya ungkap Denis.***(Venus)

Diterbitkan di Daerah
Halaman 1 dari 2

Terkini Nasional

© 2018 Lensaangkasa.com. All Rights Reserved.
Salin cuplikan kode Share on Facebook Share on Twitter Share on Google+